Pada Intinya :
1. Presiden menginstruksikan agar pengawasan dilakukan secara menyeluruh di lapangan. Fokus utamanya adalah memastikan distribusi pangan berjalan lancar, harga tetap stabil, serta kebutuhan masyarakat terpenuhi di seluruh wilayah Indonesia
2. Stabilitas harga dan pasokan bahan pokok tentu menjadi kabar positif bagi pelaku usaha, terutama sektor perdagangan, ritel, distributor, hingga UMKM. Namun, di sisi lain, peningkatan transaksi selama Ramadan dan Lebaran juga menuntut pengelolaan keuangan dan stok yang lebih rapi
Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga tetap terkendali. Kepastian ini menjadi kabar baik bagi masyarakat sekaligus pelaku usaha yang biasanya menghadapi lonjakan permintaan saat Ramadan hingga Lebaran.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa kebutuhan sembako selama puasa dan Lebaran harus tersedia, terjangkau, dan tidak mengalami kenaikan harga signifikan. Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta.
Pemerintah Perketat Pengawasan Distribusi Pangan
Presiden menginstruksikan agar pengawasan dilakukan secara menyeluruh di lapangan. Fokus utamanya adalah memastikan distribusi pangan berjalan lancar, harga tetap stabil, serta kebutuhan masyarakat terpenuhi di seluruh wilayah Indonesia.
Selain itu, pemerintah juga memastikan berbagai program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program koperasi desa tetap berjalan optimal selama periode Ramadan dan Lebaran.
Pengawasan stok dilakukan secara ketat untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang biasanya meningkat tajam menjelang hari raya.
Baca Juga : Indonesia Perlu Waspadai Dampak Konflik AS-Iran terhadap Ekonomi Nasional
Antisipasi Gejolak Global dan Dampaknya ke Energi
Pada kesempatan yang sama, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia turut dipanggil ke Istana. Pertemuan tersebut membahas kesiapan stok energi nasional di tengah dinamika global
Konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang berdampak pada penutupan Selat Hormuz menjadi perhatian khusus. Selat tersebut merupakan jalur utama distribusi minyak mentah dunia
Pemerintah memastikan stok BBM nasional dalam kondisi aman, meskipun Indonesia masih mengimpor sekitar 1 juta barel minyak per hari. Langkah antisipasi telah disiapkan untuk menjaga stabilitas pasokan energi dalam negeri
Momentum Lebaran: Peluang Sekaligus Tantangan bagi Pelaku Usaha
Stabilitas harga dan pasokan bahan pokok tentu menjadi kabar positif bagi pelaku usaha, terutama sektor perdagangan, ritel, distributor, hingga UMKM. Namun, di sisi lain, peningkatan transaksi selama Ramadan dan Lebaran juga menuntut pengelolaan keuangan dan stok yang lebih rapi.
Lonjakan permintaan tanpa pencatatan yang tertib bisa menyebabkan:
– Selisih stok
– Perhitungan laba yang tidak akurat
– Arus kas yang tidak terkontrol
– Kesalahan dalam perencanaan pembelian ulang
Di sinilah pentingnya sistem pembukuan yang real time dan terintegrasi.
Kelola Stok dan Keuangan Bisnis Lebih Mudah dengan Accurate Online
Menghadapi momen Lebaran, bisnis perlu memastikan stok tersedia, harga terkendali, dan laporan keuangan tetap akurat. Dengan Accurate Online, Anda dapat:
– Memantau persediaan barang secara otomatis
– Mengontrol arus kas masuk dan keluar
– Membuat laporan keuangan real time
– Menganalisis penjualan selama periode Ramadan dan Lebaran
Accurate Online membantu pelaku usaha mengambil keputusan berbasis data, bukan sekadar perkiraan. Di tengah tingginya aktivitas transaksi jelang hari raya, sistem akuntansi yang tepat menjadi kunci agar bisnis tetap stabil dan profit maksimal.
Jelang Lebaran bukan hanya soal memastikan stok aman di tingkat nasional, tetapi juga memastikan bisnis Anda siap menghadapi lonjakan permintaan dengan sistem yang tertata dan profesional.
Mudahin.id mitra resmi penjualan Accurate Online dengan tim expert berpengalaman respon cepat





