Pada Intinya :

1. Purbaya mengakui bahwa pada periode sebelumnya terdapat ketidakselarasan kebijakan yang membuat stimulus ekonomi kurang optimal. Namun, dalam satu bulan terakhir, koordinasi antara kebijakan fiskal pemerintah dan kebijakan moneter Bank Indonesia dinilai telah berjalan jauh lebih baik

2. Dengan kebijakan yang saling melengkapi, pemulihan ekonomi dapat berlangsung lebih cepat. Dunia usaha memperoleh kepastian, sektor perbankan lebih leluasa menyalurkan pembiayaan, dan daya beli masyarakat berangsur membaik. Kondisi inilah yang menjadi salah satu fondasi kuat menuju target pertumbuhan 6 persen

3. Di tengah optimisme ekonomi 2026, bisnis dituntut untuk memiliki pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, dan real-time. Accurate Online hadir sebagai software akuntansi berbasis cloud yang membantu pelaku usaha menghadapi tantangan tersebut

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026 dapat mencapai 6 persen. Menurutnya, target tersebut realistis dan tidak terlalu sulit dicapai jika berbagai kebijakan strategis dijalankan secara konsisten dan selaras.

Optimisme ini disampaikan Purbaya dalam taklimat media di Jakarta pada Rabu (31/12/2025), dengan menekankan bahwa pemerintah telah memiliki modal kebijakan yang cukup kuat untuk mendorong pemulihan dan akselerasi ekonomi nasional.

Perlambatan Ekonomi 2025 Jadi Titik Evaluasi Penting

Sepanjang sembilan bulan pertama 2025, perekonomian Indonesia memang mengalami perlambatan yang cukup signifikan. Kondisi global yang penuh ketidakpastian serta penyesuaian kebijakan di dalam negeri turut memengaruhi laju pertumbuhan.

Namun, Purbaya menilai perlambatan tersebut justru menjadi momentum evaluasi untuk memperbaiki arah kebijakan ekonomi menuju tahun anggaran 2026.

Pemerintah Gunakan Perlambatan sebagai Momentum Pembenahan

Alih-alih melihat perlambatan sebagai hambatan, pemerintah memanfaatkannya untuk memperkuat fondasi ekonomi. Evaluasi dilakukan terhadap efektivitas stimulus, belanja negara, serta koordinasi antar lembaga agar kebijakan yang diterapkan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Accurate Online Manufaktur, Solusi Tepat untuk Bisnis Manufaktur Anda!

Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil dan berkualitas ke depan.

Sinkronisasi Kebijakan Fiskal dan Moneter Semakin Solid

Salah satu faktor utama yang mendorong optimisme Purbaya adalah semakin kuatnya sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter antara pemerintah dan bank sentral.

Koordinasi Pemerintah dan Bank Sentral Meningkat Signifikan

Purbaya mengakui bahwa pada periode sebelumnya terdapat ketidakselarasan kebijakan yang membuat stimulus ekonomi kurang optimal. Namun, dalam satu bulan terakhir, koordinasi antara kebijakan fiskal pemerintah dan kebijakan moneter Bank Indonesia dinilai telah berjalan jauh lebih baik.

Keselarasan ini memungkinkan kebijakan suku bunga, likuiditas, dan belanja negara saling mendukung sehingga dampaknya terhadap perekonomian menjadi lebih terasa.

Dampak Sinkronisasi terhadap Pemulihan Ekonomi Nasional

Dengan kebijakan yang saling melengkapi, pemulihan ekonomi dapat berlangsung lebih cepat. Dunia usaha memperoleh kepastian, sektor perbankan lebih leluasa menyalurkan pembiayaan, dan daya beli masyarakat berangsur membaik. Kondisi inilah yang menjadi salah satu fondasi kuat menuju target pertumbuhan 6 persen.

Penempatan SAL Dorong Likuiditas dan Stabilitas Keuangan

Purbaya juga menyoroti kebijakan terkait Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang selama ini sebagian besar ditempatkan di Bank Indonesia.

Realisasi Penempatan SAL Masih Bertahap

Ia mengakui bahwa realisasi penempatan SAL ke perbankan belum secepat proyeksi awal. Hal ini dipengaruhi oleh ketidakselarasan kebijakan pada periode sebelumnya serta perlunya penyesuaian mekanisme penempatan dana.

Perbaikan Kebijakan SAL untuk Dukung Aktivitas Ekonomi

Meski demikian, pemerintah memastikan kebijakan tersebut telah dibenahi. Ke depan, pengelolaan SAL diharapkan mampu meningkatkan likuiditas perbankan, memperkuat sistem keuangan, dan mendorong penyaluran kredit ke sektor produktif secara lebih optimal.

Debottlenecking Investasi Jadi Kunci Pertumbuhan Berkelanjutan

Selain kebijakan fiskal dan moneter, pemerintah juga fokus pada debottlenecking investasi, yakni upaya mengurai berbagai hambatan yang menghambat masuk dan realisasi investasi.

Baca Juga :  Langganan Accurate POS di Mudahin.id, Jadikan Transaksi Kasir Jadi Lebih Praktis

Baca Juga : Menkeu Purbaya Bongkar Modus Pelanggaran Ekspor Komoditas, Pengusaha Perlu Siapkan Administrasi Lebih Rapi

Sidang Pengaduan Hambatan Investasi Digelar Berkala

Pada 23 Desember 2025, Purbaya menindaklanjuti laporan pengusaha melalui sidang perdana pengaduan hambatan investasi yang difasilitasi Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP). Forum ini akan digelar secara rutin untuk memastikan setiap kendala bisnis ditangani secara sistematis.

Meningkatkan Kepastian Hukum dan Kepercayaan Investor

Langkah ini bertujuan menciptakan kepastian hukum dan rasa aman bagi pelaku usaha. Dengan aturan yang lebih jelas dan respons pemerintah yang cepat, kepercayaan investor—terutama investor asing—diperkirakan akan terus meningkat.

Purbaya menegaskan bahwa peraturan yang menghambat investasi akan segera dideteksi dan diperbaiki agar iklim usaha semakin kondusif.

Optimisme Pertumbuhan 6 Persen Buka Peluang Besar bagi Dunia Usaha

Dengan kebijakan yang semakin sinkron, pengelolaan fiskal yang lebih rapi, serta iklim investasi yang membaik, Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 6 persen atau bahkan lebih pada 2026.

Bagi pelaku usaha, kondisi ini menjadi peluang untuk melakukan ekspansi, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat sistem manajemen bisnis agar mampu bersaing di tengah pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat.

Accurate Online, Solusi Kelola Keuangan Bisnis di Tengah Pertumbuhan Ekonomi

Di tengah optimisme ekonomi 2026, bisnis dituntut untuk memiliki pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, dan real-time. Accurate Online hadir sebagai software akuntansi berbasis cloud yang membantu pelaku usaha menghadapi tantangan tersebut.

Dengan Accurate Online, Anda dapat:

– Mengelola pencatatan keuangan secara otomatis

– Menyusun laporan keuangan dan pajak dengan lebih akurat

– Memantau arus kas bisnis secara real-time

– Mengambil keputusan bisnis berbasis data yang lebih tepat

Baca Juga :  Accurate Online Software Pembukuan Otomatis, Jadikan Laporan Keuangan Instan!

Saat ekonomi tumbuh pesat, bisnis yang didukung sistem keuangan yang kuat akan melaju lebih cepat. Gunakan Accurate Online untuk memastikan bisnis Anda siap menyambut peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 secara maksimal

Langganan Accurate Online melalui www.mudahin.id dengan tim expert berpengalaman respon cepat dan ramah dalam pelayanan

KLIK DISINI Untuk Langganan Accurate